Berita  

Hasil SMMPTN Barat 2026 Diumumkan 30 Juni, Peserta Berebut Kursi di 27 PTN Wilayah Barat Indonesia

Kampus Universitas Andalas (Unand) di Limau Manis, Kota Padang.
Kampus Universitas Andalas (Unand) di Limau Manis, Kota Padang.

Padang – Proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) masih terus berlangsung. Sebanyak 862 peserta tercatat mengikuti Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN Barat) 2026 yang dipusatkan di Universitas Andalas (Unand).

Kegiatan ujian tersebut digelar mulai 17 Juni hingga 21 Juni 2026. SMMPTN Barat menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN yang menawarkan kemudahan bagi peserta, terutama karena mereka dapat memilih lokasi ujian yang paling dekat dengan domisili masing-masing tanpa harus datang ke kampus tujuan.

Keunggulan inilah yang menjadi salah satu daya tarik SMMPTN Barat, yang diikuti oleh 27 PTN di kawasan barat Indonesia. Melalui sistem ini, peserta bebas menentukan tempat ujian yang paling mudah dijangkau, sementara program studi yang dipilih bisa berasal dari PTN lain yang juga tergabung dalam seleksi tersebut.

Di Unand sendiri, pelaksanaan ujian dilakukan di Laboratorium Komputer Direktorat Teknologi Informasi (DTI) dan dibagi ke dalam 10 sesi. Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat dengan pilihan program studi yang beragam di sejumlah PTN peserta SMMPTN Barat.

Dalam mekanisme seleksi ini, peserta tidak diwajibkan mengikuti ujian di kampus pilihan prodi mereka. Mereka diperbolehkan memilih lokasi ujian terdekat dari tempat tinggal, sedangkan pilihan jurusan tetap bisa berada di PTN lain dalam jaringan SMMPTN Barat. Sistem ini mirip dengan UTBK-SNBT, di mana lokasi ujian tidak berkaitan langsung dengan kampus tujuan.

Salah satu peserta, Rahmat, mengaku sistem ini sangat membantu karena tidak perlu bepergian jauh ke kampus tujuan.

“Menurut saya, sistem ini sangat memudahkan. Saya tidak perlu datang ke kampus yang saya pilih, cukup di lokasi terdekat sehingga lebih nyaman dan bisa lebih fokus mengerjakan soal,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Ia juga berharap dapat memperoleh hasil terbaik agar bisa diterima di program studi impiannya di PTN yang dituju.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Unand, Prof. Syukri Arif, melakukan peninjauan langsung di lokasi ujian di Laboratorium Komputer DTI Unand. Ia turut didampingi oleh Direktur Pendidikan dan Pembelajaran Unand, Dr. Mahdhivan Syafwan, serta Direktur Teknologi Informasi, Prof. Fauzan.

Menurut Prof. Syukri Arif, sistem SMMPTN Barat dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Unand berkomitmen menjaga proses seleksi agar berjalan secara transparan, adil, dan akuntabel, sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Skema ini menunjukkan upaya PTN dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas. Unand mendukung penuh pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel serta memberikan kemudahan bagi peserta,” jelasnya.

Dalam aturan SMMPTN Barat, peserta diperbolehkan memilih maksimal dua program studi pada satu atau dua PTN berbeda. Urutan pilihan prodi juga menjadi faktor penting dalam proses penentuan kelulusan.

Unand sendiri menjadi salah satu dari 27 PTN penyelenggara SMMPTN Barat 2026, dengan menyediakan 157 kursi untuk program diploma dan sarjana melalui jalur ini.

Hasil seleksi SMMPTN Barat 2026 dijadwalkan diumumkan secara serentak pada 30 Juni 2026. Melalui jalur ini, peserta memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di berbagai PTN di wilayah barat Indonesia.(des*)

Exit mobile version