Berita  

Jukir Tewas, Dua Kritis dalam Penyerangan di Pasar Caringin

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Aksi penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (24/10/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan seorang juru parkir meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka berat hingga berada dalam kondisi kritis.

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB di kawasan Ruko Blok B-2 Pasar Induk Caringin. Korban meninggal dunia diketahui berinisial FR (22). Adapun dua korban lainnya, yakni T dan AS, mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis intensif.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian bermula ketika ketiga korban tengah menjalankan aktivitas rutin sebagai juru parkir, termasuk mengatur kendaraan dan menjaga area parkir di sekitar ruko.

Situasi mendadak berubah mencekam setelah sekitar 30 orang datang ke lokasi dengan membawa beragam senjata tajam. Kelompok tersebut kemudian menyerang ketiga korban secara bertubi-tubi.

Baca Juga:  Farid, Pelajar SMK 3 Pariaman, Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Pantai Apar

Setelah melancarkan serangan, para pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian. Ketiga juru parkir itu pun tergeletak dengan luka-luka akibat serangan tersebut.

Warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dengan membawa para korban ke rumah sakit. T dan AS yang mengalami luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Bandung Kiwari untuk menjalani penanganan medis.

Sementara itu, jenazah FR dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih guna menjalani pemeriksaan autopsi untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Babakan Ciparay, AKP Kardi, membenarkan adanya penyerangan yang menyebabkan seorang juru parkir meninggal dunia di wilayah hukumnya.

Kardi mengatakan, kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap latar belakang penyerangan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.

Baca Juga:  Sanksi dan Reformasi OJK Dorong Integritas dan Transparansi Pasar Modal

“Kasus ini masih kami selidiki, termasuk motif penyerangannya. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangannya,” ujarnya.

Hingga kini, polisi terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri keberadaan kelompok yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Motif penyerangan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.(Yu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *