Berita  

Fondasi Retak Sejak Lama, Terminal di Pasaman Barat Akhirnya Amblas Diterjang Hujan

Fondasi Terminal Simpang Empat terban dan terbawa arus sungai.
Fondasi Terminal Simpang Empat terban dan terbawa arus sungai.

PasbarHujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasaman Barat pada Minggu (14/6/2026) sore hingga malam hari menyebabkan fondasi Terminal Simpang Empat mengalami amblas. Kerusakan itu dipicu oleh derasnya aliran sungai di bagian belakang terminal yang menggerus tanah penopang bangunan.

Kondisi tersebut turut berdampak pada area permukiman warga di sekitar bantaran sungai. Salah satu rumah milik warga bernama Iya dilaporkan berada dalam kondisi terancam karena bagian depan bangunan sudah sangat dekat dengan area tanah yang longsor.

Arus sungai yang meningkat tajam mengikis lapisan tanah di bawah fondasi terminal hingga membuat tebing di sekitarnya runtuh secara bertahap. Longsoran tanah kemudian meluas hingga mendekati rumah-rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

“Sungai mulai deras sejak sore hari. Tiba-tiba terdengar suara keras, dan setelah diperiksa, fondasi terminal serta tanah di belakang rumah sudah turun,” ujar Siman, warga setempat.

Menurut Siman, keretakan pada fondasi terminal sebenarnya sudah terlihat sejak lama. Struktur bangunan juga tampak miring ke arah sungai sehingga semakin rentan ketika debit air meningkat.

“Fondasi terminal ini sudah lama retak dan condong ke arah sungai. Bahkan sebagian bebannya seperti menekan fondasi rumah yang saya tempati, terlihat dari tiang rumah yang ikut miring ke belakang,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan penanganan darurat untuk mencegah longsor susulan yang bisa mengancam permukiman maupun fasilitas umum di sekitar lokasi.

“Kami berharap segera ada alat berat dan pemasangan bronjong untuk menahan tebing. Kalau sampai longsor lagi, kami khawatir aliran sungai bisa tersumbat dan memicu banjir atau galodo yang bisa berdampak ke pertokoan dan masjid di bagian bawah,” kata Siman.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun sungai tersebut tidak terlalu besar, namun saat hujan lebat debit air bisa meningkat drastis sehingga potensi longsor dan banjir tetap perlu diwaspadai.

Hingga saat ini, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan lanjutan maupun besaran kerugian akibat kejadian tersebut.(des*)

Exit mobile version