Jakarta – Aplikasi penghasil uang bernama Pintle kembali menjadi perbincangan setelah diklaim dapat memberikan imbalan kepada penggunanya. Dalam salah satu uji coba, penarikan saldo sebesar Rp50.000 disebut berhasil masuk ke akun DANA dalam waktu beberapa menit.
Hasil tersebut membuat aplikasi ini dinilai berpotensi menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh penghasilan tambahan. Namun, pengguna tetap perlu memahami cara kerja sekaligus risiko yang menyertai sebelum menggunakannya.
Berbeda dari aplikasi penghasil uang lainnya, Pintle mengandalkan akun WhatsApp milik pengguna untuk menjalankan tugas promosi. Pengguna diminta menghubungkan nomor WhatsApp ke aplikasi agar sistem dapat mengirimkan pesan promosi secara otomatis.
Setelah proses integrasi selesai, setiap tugas yang berhasil diselesaikan akan memberikan imbalan sesuai ketentuan aplikasi. Besaran hadiah yang ditawarkan diklaim bisa mencapai Rp130.000 untuk tugas tertentu.
Untuk mulai menggunakan layanan ini, calon pengguna harus mendaftar melalui tautan yang tersedia di kanal Telegram resmi, kemudian mengunduh aplikasi dan mengikuti panduan menghubungkan akun WhatsApp.
Pintle juga menyediakan beberapa metode pencairan dana melalui menu dompet, di antaranya DANA, OVO, GoPay, transfer bank, dan virtual account. Sebelum melakukan penarikan, pengguna diwajibkan menambahkan rekening tujuan. Setiap transaksi dikenakan biaya administrasi yang nilainya berkisar antara Rp1.500 hingga Rp3.000, tergantung nominal pencairan.
Dalam pengujian yang dilakukan, proses pencairan saldo Rp50.000 disebut selesai dalam waktu sekitar tiga menit. Meski tidak selalu disertai notifikasi, saldo dapat dilihat melalui riwayat transaksi pada aplikasi.
Di balik kemudahan tersebut, terdapat sejumlah risiko yang perlu menjadi perhatian. Karena aplikasi mengirimkan pesan promosi secara otomatis melalui WhatsApp, akun pengguna berpotensi dianggap melakukan spam sehingga bisa mengalami pembatasan sementara oleh pihak WhatsApp.
Oleh sebab itu, pengguna disarankan tidak memakai nomor WhatsApp utama, melainkan menggunakan akun cadangan agar aktivitas komunikasi sehari-hari tidak terganggu apabila terjadi pembatasan.
Perlu diingat bahwa pengalaman setiap pengguna dapat berbeda. Tidak ada jaminan semua orang akan memperoleh hasil yang sama karena bergantung pada aktivitas, kebijakan aplikasi, dan ketentuan yang berlaku.
Sebelum menggunakan aplikasi penghasil uang apa pun, pengguna sebaiknya mempelajari syarat dan ketentuannya serta mempertimbangkan risiko keamanan data dan akun pribadi agar terhindar dari potensi kerugian.(*)













