Rombongan Anak TK Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, Satu Pengendara Meninggal

Polisi mengolah TKP kecelakaan minibus rombongan anak TK.
Polisi mengolah TKP kecelakaan minibus rombongan anak TK.

JakartaKecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Lombang Dejeh, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Insiden ini menyebabkan sebuah minibus yang membawa rombongan anak taman kanak-kanak (TK) terguling setelah bertabrakan keras dengan sebuah truk.

Peristiwa tersebut juga menelan korban jiwa seorang pengendara sepeda motor yang tewas di lokasi kejadian setelah terseret dan masuk ke bawah kolong truk.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan ini melibatkan truk, kendaraan MPU berwarna kuning, serta satu sepeda motor. Kejadian bermula ketika truk melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga kehilangan kendali dan melebar hingga melewati marka jalan ke jalur berlawanan. Pada waktu yang hampir bersamaan, dari arah berlawanan melaju MPU kuning yang mengangkut anak-anak TK.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng antara truk dan MPU tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat MPU terpental dan terguling di tengah jalan, dengan kaca kendaraan pecah berserakan.

Baca Juga:  Mahyeldi Soroti Dampak PETI, Kerusakan Lingkungan dan Korban Jiwa Terus Bertambah

Meski sudah menghantam kendaraan penumpang tersebut, truk masih terus melaju tanpa kendali. Kendaraan berat itu kemudian menabrak sepeda motor yang berada tepat di belakang MPU.

“Saat itu pengendara motor tidak sempat menghindar dan langsung terseret ke bawah truk. Truk baru berhenti setelah keluar jalur dan menabrak pohon di pinggir jalan,” ungkap seorang warga di lokasi, Minggu (14/6/2026).

Pengendara motor tersebut meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang dideritanya.

Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menimbulkan kepanikan di dalam MPU yang membawa anak-anak TK. Tercatat empat orang mengalami luka-luka, terdiri dari tiga anak berusia sekitar 7 tahun dan satu sopir kendaraan.

Seluruh korban luka segera dievakuasi warga bersama petugas medis ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan.

“Kronologinya, truk melaju dari barat ke timur, kemudian terjadi benturan dengan MPU warna kuning. Di saat bersamaan melintas sepeda motor sehingga terjadi kecelakaan beruntun. Pengendara motor meninggal dunia di lokasi,” jelas Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama.

Baca Juga:  Menteri ESDM Tekankan Penggunaan BBM Efisien dan Larang Penimbunan

Petugas Satlantas Polres Bangkalan yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang rusak parah, serta meminta keterangan sejumlah saksi termasuk sopir truk.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti truk hingga kehilangan kendali dan memicu kecelakaan maut tersebut.(des*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *