Pessel – Kasus meninggalnya seorang guru PPPK sekolah dasar yang ditemukan tidak bernyawa di sebuah mes polisi di Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, hingga kini masih menjadi perhatian. Aparat kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra melalui Kasat Reskrim IPTU Ai Amar Faradhyba mengatakan, Sabtu (4/7/2026), bahwa proses penyelidikan masih berjalan dengan mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan dari sejumlah pihak.
Menurutnya, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi, mulai dari penghuni mes, rekan korban, anggota keluarga, hingga beberapa personel yang diketahui berada di lokasi sebelum kejadian. Seluruh informasi tersebut saat ini masih dianalisis guna memperoleh gambaran lengkap mengenai peristiwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa kepolisian masih terus melakukan berbagai langkah penyelidikan agar penyebab kematian korban dapat terungkap secara jelas dan berdasarkan fakta.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, penyidik juga masih menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan laboratorium forensik. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi salah satu dasar penting dalam memastikan penyebab meninggalnya korban.
“Saat ini kami masih menunggu hasil laboratorium forensik. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat dugaan maupun menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya,” ujar Ai Amar.
Ia memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, terbuka, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Pengawasan terhadap proses penyelidikan juga dilakukan oleh Seksi Propam Polres Pesisir Selatan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Lebih lanjut, pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan setiap perkembangan penyelidikan melalui jalur informasi resmi. Masyarakat juga diminta menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap fakta yang sebenarnya.
Sebelumnya, IPTU Ai Amar Faradhyba membenarkan adanya penemuan seorang pria meninggal dunia di salah satu kamar mes personel Polres Pesisir Selatan. Korban diketahui berinisial IPP (32), warga Kecamatan IV Jurai yang berprofesi sebagai guru PPPK di salah satu sekolah dasar.
Korban ditemukan pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Menurut keterangan kepolisian, korban memiliki hubungan pertemanan dengan penghuni kamar mes tersebut. Sebelum kejadian, korban diketahui meminta izin untuk beristirahat di kamar anggota polisi itu ketika pemilik kamar sedang menjalankan tugas piket.
Setelah menyelesaikan tugasnya, personel tersebut kembali ke kamar dan mendapati korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Ia kemudian meminta bantuan anggota lainnya untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.(des*)













