Jakarta – Saat bulan Ramadan tiba, kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak diburu masyarakat. Hidangan ini hampir selalu tersedia ketika sahur maupun berbuka puasa karena rasanya manis dan mudah dikonsumsi.
Selain lezat, kurma juga memiliki kandungan gizi yang baik. Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagian besar energi pada kurma berasal dari karbohidrat, dengan tambahan protein dalam jumlah kecil. Buah ini juga mengandung kalium, magnesium, zat besi, vitamin B6, serta antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, konsumen perlu lebih teliti saat membeli. Di pasaran, ada produk kurma yang telah diberi tambahan gula atau sirup glukosa agar terasa lebih manis dan tampil lebih menarik. Karena itu, penting memahami cara mengenali kurma yang masih alami dan yang sudah melalui proses penambahan pemanis.
Berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan sebelum membeli:
1. Rasanya Tidak Berlebihan
Kurma alami memiliki rasa manis yang lembut dan menyatu hingga ke bagian dalam buah. Jika rasa manis terasa sangat kuat hanya di permukaan atau menimbulkan sensasi terlalu tajam di lidah, bisa jadi ada tambahan gula. Kurma berkualitas umumnya sudah cukup manis tanpa perlu campuran apa pun.
2. Tekstur Tidak Terlalu Lengket
Dari segi tekstur, kurma asli biasanya kenyal, lembut, namun tetap padat saat ditekan. Permukaannya tidak terlalu basah atau lengket. Sebaliknya, kurma yang direndam atau dilapisi sirup cenderung lebih lengket dan tampak mengilap secara berlebihan. Mengutip laporan dari Times of India, kurma yang baik terasa kenyal tanpa meninggalkan rasa lengket berlebih di tangan.
3. Warna dan Aroma Alami
Secara tampilan, kurma alami umumnya berwarna cokelat tua merata dengan permukaan sedikit berkerut. Buah yang terlalu mengilap atau terlihat seperti dilapisi cairan patut dicurigai. Dari segi aroma, kurma segar memiliki wangi manis alami. Jika tercium bau menyengat atau tidak biasa, sebaiknya hindari.
4. Respons Saat Ditekan
Ketika ditekan perlahan, kurma asli terasa lentur dan tidak keras. Produk dengan tambahan gula kadang terasa lebih kaku di luar namun lengket di permukaan. Beberapa orang juga mencoba membiarkan kurma terbuka sebentar; jika cepat dikerubuti semut, kemungkinan kadar gula di bagian luarnya cukup tinggi.
5. Cek Label dan Kemasan
Jika membeli dalam kemasan, baca komposisinya dengan teliti. Kurma murni seharusnya hanya mencantumkan satu bahan, yakni kurma itu sendiri. Pilih kemasan yang bersih dan, bila memungkinkan, transparan agar kondisi buah terlihat jelas. Hindari produk dengan cairan berlebih di dalamnya.
Dengan memperhatikan rasa, tekstur, tampilan, aroma, serta label kemasan, Anda bisa lebih selektif memilih kurma yang berkualitas selama Ramadan. Pemilihan yang tepat membantu memastikan manfaat nutrisinya tetap optimal bagi tubuh.(BY)













