Padang – Kebakaran melanda sebuah rumah yang juga digunakan sebagai depot air minum serta satu unit becak motor (bentor) di Jalan Lolon Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Kepala Bidang Operasi Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.34 WIB.
Menurutnya, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang melihat kobaran api telah membesar dari dalam rumah. Saksi kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang untuk meminta bantuan.
Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran yang didukung oleh 80 personel.
Tim pemadam tiba di tempat kejadian sekitar pukul 21.42 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman, petugas berhasil menuntaskan penanganan kebakaran pada pukul 22.19 WIB.
Rinaldi menyebutkan, akibat kejadian tersebut, dua orang dari satu keluarga harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara waktu. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden tersebut.
Berdasarkan pendataan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan berukuran 10 x 20 meter persegi.
Sementara itu, nilai kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta. Perkiraan tersebut berdasarkan keterangan pemilik rumah, Kamel, 72 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.
Di sisi lain, petugas memperkirakan terdapat enam bangunan di sekitar lokasi yang berisiko ikut terdampak kobaran api. Berkat penanganan yang dilakukan, aset dengan nilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan.
Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak terkait.(des*)













