Berita  

Wali Kota Pariaman Ultimatum Proyek GOR Mutu Harga Mati Jangan Asal Jadi

Kota Pariaman – Debu masih beterbangan di lintasan yang tengah dipadatkan itu ketika Yota Balad datang meninjau. Di kawasan GOR Rawang, Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Selasa (24/2/2026) siang, ia tak sekadar melihat progres, ia seperti sedang mengirim peringatan. Fasilitas publik tidak boleh dibangun setengah hati.

Didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Riko Jamal dan tim lapangan dari PT Hutama Karya, Yota Balad memeriksa detail pengerasan jogging track satu per satu. Baginya, lintasan lari itu bukan sekadar jalur olahraga. Di sanalah anak muda mengukir mimpi, para orang tua menjaga kesehatan, dan komunitas berlari menumbuhkan solidaritas.

Ia menegaskan, pekerjaan tak boleh hanya mengejar tenggat. “Selesai tepat waktu itu kewajiban. Tapi kualitas yang tahan lama adalah harga diri,” begitu pesan tegas yang ia sampaikan.

Setelah pengerasan rampung, lintasan akan dicat agar aman dan nyaman. Namun Yota ingin lebih dari sekadar tampilan rapi, ia ingin standar yang bisa dibanggakan.

Langkah kemudian berlanjut ke GOR Rajo Bujang, Kelurahan Karan Aur. Di sana, ironi terlihat jelas. Kawasan olahraga yang jadi kebanggaan warga, namun akses jalannya masih berupa tanah. Saat hujan, becek. Saat panas, berdebu. Kondisi itu dinilai tak pantas bagi fasilitas publik.

Yota Balad memastikan pengaspalan segera dilakukan. Ia tak ingin masyarakat yang datang untuk sehat justru harus berjuang melewati jalan rusak. “Kalau mau serius membangun olahraga, aksesnya juga harus serius,” ujarnya tajam.

Di balik peninjauan itu, ada pesan yang lebih dalam. Ruang publik adalah cermin kepedulian pemerintah. Jika GOR dikerjakan asal jadi, maka yang rusak bukan hanya beton dan aspal. Tetapi juga kepercayaan warga.

Kini, masyarakat menanti. Apakah lintasan itu benar-benar kokoh? Apakah jalan tanah itu segera berubah menjadi aspal mulus? Waktu akan menjawab. Namun satu hal jelas, ultimatum telah disampaikan. Proyek boleh dikebut, tapi mutu adalah harga mati.(ssc).

Exit mobile version