Jakarta – Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kemarahan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam. Dalam sepekan, IHSG tercatat merosot hingga 6,94 persen dan sempat memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) sebanyak dua kali.
Menurut Hashim, penurunan tersebut berkaitan dengan isu transparansi yang dinilai berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Ia menyinggung perhatian dari lembaga keuangan global Morgan Stanley terhadap kondisi pasar saham domestik. Hashim menyebutkan bahwa pihak tersebut bahkan telah menyampaikan empat surat kepada pemerintah Indonesia terkait persoalan yang dinilai berkaitan dengan keterbukaan informasi.
Permasalahan utama, lanjutnya, terletak pada aspek kredibilitas dan kepercayaan pasar. Hashim mengaku sempat bertemu dengan sejumlah investor pada awal pekan yang berharap pemerintah dapat menjaga integritas sistem pasar modal nasional.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo sangat menyesalkan situasi yang terjadi, terutama karena dinilai menyangkut reputasi dan kehormatan Indonesia di mata dunia.(BY)









