Jakarta – Kapal penyeberangan KMP Batu Mandi mengalami kebakaran di perairan Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa sore (20/10/2026).
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat asap hitam pekat membumbung tinggi dari kapal. Suara ledakan dan kepanikan penumpang juga terdengar dalam video tersebut.
Evakuasi penumpang dilakukan oleh Basarnas bersama warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Proses penyelamatan turut dibantu KMP Royce 1 yang kebetulan melintas dan berada tidak jauh dari kapal yang terbakar. Seluruh penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Di dalam KMP Batu Mandi diketahui terdapat bus NPM yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar). Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Agus (37), seorang sopir asal Sumbar yang saat kejadian berada di kawasan Merak.
Agus menyebutkan, bus NPM dengan kode V81 turut terdampak kebakaran tersebut. Meski demikian, seluruh penumpang bus dilaporkan selamat.
“Ada NPM V81 yang ikut terbakar. Alhamdulillah seluruh penumpang selamat,” ujar Agus saat memberikan keterangan kepada Info Sumbar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMP Batu Mandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada pukul 14.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Merak. Ketika kapal hendak merapat ke Dermaga VI, petugas di darat melihat percikan api muncul dari bagian belakang kapal saat berada di sekitar Pulau Merak Besar.(Rey)













