Ketua DPRD Pariaman : Hafiz Jangan Cuma Kejar Jumlah, Perkuat Kualitas Berkelanjutan

Kota Pariaman – Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik perdana yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman selama tiga hari 2026 berakhir Minggu malam. Namun, sukses penyelenggaraan itu justru memunculkan tantangan lebih besar. Kota Pariaman didorong berani membawa ajang tersebut ke level Sumatera Barat bahkan nasional.

Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc, menyambut positif pelaksanaan lomba tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari ikhtiar menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Muhajir bahkan meminta program pembinaan hafiz tidak berhenti pada pencapaian angka. “Jangan dikejar jumlah hafiz, tetapi kualitas hafalan anak-anak kita,” tegasnya saat dimintai tanggapan, Senin siang (28/9/2026).

Baca Juga:  Pariaman Butuh Ledakan Seni, Yota Balad Tantang Anak Muda Hidupkan Budaya Lokal

Ia juga mendorong penguatan Program Satu Rumah Satu Hafiz. Baginya, program tersebut harus disertai pembinaan berkelanjutan, kualitas hafalan yang terjaga, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Tak berhenti di tingkat kota, Muhajir menyatakan dukungan penuh jika Pariaman dipercaya menjadi tuan rumah Lomba Hafiz tingkat Sumatera Barat hingga nasional. “Saya sangat mendukung jika Pariaman ke depan menjadi tuan rumah tingkat Sumatera Barat bahkan nasional,” katanya.

Namun, ambisi menuju panggung yang lebih besar itu membutuhkan persiapan serius sejak dini. Selain menjadi syiar Al-Qur’an, ajang tersebut dinilai dapat memperkenalkan Pariaman sebagai daerah yang memiliki kekuatan generasi Qur’ani, budaya, sekaligus pariwisata.

Baca Juga:  Lautan Goweser Serbu Pariaman, Sport Tourism Mulai Meledak Ekonomi Rakyat Bergerak

Muhajir menegaskan, perlombaan tidak boleh menjadi garis akhir. Kompetisi harus menjadi pemantik pembinaan sepanjang tahun, sehingga lahir generasi yang bukan hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan.(899)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *